Sering Dianggap Sepele, 8 Gejala Ini Bisa Jadi Masalah Serius Pada Kesehatan Bayi

Berbeda dengan orang dewasa, bayi sangat rentan terkena penyakit. Meski Anda telah menjaganya sebaik mungkin, namun terkadang penyakit bisa datang kapan saja tanpa terduga.

Akan tetapi, saat bayi Anda sakit sulit mencari tahu penyebabnya sebelum memeriksakan ke dokter. Bayi hanya bisa mengkomunikasikan melalui tangisan mereka.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas orangtua untuk mengetahui apakah bayi menangis karena sakit atau justru merasa lapar ingin menyusu.

Berikut ini beberapa gejala yang tidak boleh diabaikan pada bayi Anda, dan segera berkonsultasi dengan dokter tentang kesehatan bayi Anda jika menemukan gejala-gejala ini.

1. Demam
Demam pada bayi tidak boleh diabaikan. Jika bayi Anda berusia kurang dari 4 bulan, dan suhu tubuh bayi mencapai lebih dari 38 derajat Celcius ini bisa berbahaya.

Sementara pada bayi yang berusia lebih dari 4 bulan, Anda harus lebih memerhatikan perilaku bayi selama demam.

Jika bayi aktif dan tidak menunjukkan perubahan perilaku, Anda tidak perlu khawatir.

2. Masalah Pernapasan
Anda juga harus selalu memerhatikan pernapasan bayi. Jika bayi Anda bernapas lebih cepat dan lebih keras dari biasanya, maka Anda harus mewaspadainya.

Perhatikan pula warna kulit pada bayi dan suara yang terdengar saat bernapas. Hal tersebut bisa saja menjadi tanda-tanda kondisi seperti asma, pneumonia atau bronkitis.

3. Muntahan Berwarna Hijau Atau Kuning
Bayi biasanya akan mengalami muntah selama beberapa tahun pertama kehidupannya. Tetapi jika muntahan tersebut berwarna hijau atau kuning, maka Anda perlu khawatir.

Ini bisa menandakan usus yang tersumbat, kelainan kongenital, dan penyumbatan mekonium.

4. Bibir Membiru
Jika bibir bayi Anda terlihat kebiruan, maka tidak boleh diabaikan. Ini disebabkan oleh kekurangan oksigen dalam darah atau karena masalah sirkulasi.

Ada kemungkinan bayi Anda memiliki penyakit jantung, asma atau radang paru-paru jika menunjukkan warna biru pada bibir atau kulit.

Namun terkadang, warna biru juga bisa disertai dengan kelelahan atau gejala neurologis lainnya.

5. Terlalu Banyak Minum
Anda harus berhati-hati jika bayi terlalu banyak minum. Apabila bayi menginginkan seteguk cairan setiap saat, bicarakan dengan dokter tentang hal tersebut, karena ini dapat disebabkan oleh diabetes tipe satu.

Gejala lain diabetes adalah penurunan berat badan, terlalu banyak rasa lapar, kelelahan dan frekuensi kemih.

6. Berdarah
Jika bayi Anda mengalami pendarahan yang tidak berhenti karena sesuatu, maka segera mungkin membawanya ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut penyebabnya.

7. Buang Air Kecil
Anda juga harus melihat frekuensi buang air kecil bayi. Cari pula apakah ada darah atau nanah di popok bayi.

Bila menemukan darah di popok, ini dapat mengarah ke infeksi saluran kencing.

8. Berat Badan
Jika bayi Anda kehilangan lebih dari 7 persen berat badannya, maka perlu waspada. Akan tetapi, tunggulah selama sepuluh hari untuk melihat apakah bayi Anda mendapatkan berat badannya kembali.

Jika tidak, bawa dia ke dokter keesokan harinya. Meskipun kehilangan berat badan bukanlah penyakit, namun itu bisa menjadi indikator masalah mendasar yang parah.

Sumber: tribunjualbeli.com

Leave a Reply