Kadang Hati Terasa Sempit, Kadang Pikiran Terasa Mumet, Itulah Tanda Bahwa Hati Kita Jauh Dari Allah

Seringkali kita merasa tidak terjadi apa-apa dan tidak mempunyai masalah appaun, tapi hati dan pikiran kita terasa begitu sempit dan mumet. Kadang tiba-tiba kita merasa hati kita kosong, dan hidup kita terasa hampa.

Anehnya bukan karena kita tidak memiliki apa-apa dalam hidup ini, bahkan disaat kita telah memiliki segalanya tapi perasaan itu tetap terasa hambar.

Dan tahukah apa penyebabnya? Yaitu kadang kita tak menyadari bahwa hati kita saat itu tengah jauh dari Allah, sebab bila kita selalu tempatkan Allah didalam hati, terlebih kita tak lupa merujuk untuk mengingatnya, maka sungguh perasaan sempit dan meumet tidak akan pernah kita rasakan.

Karena Disaat Allah Selalu Kita Tempatkan Dihati, Maka Percayalah Kegelisahan Tak Mungkin Akan Datang Menyapa Kita

Karena disaat Allah selalu kita tempatkan dihati, maka tentu untuk tersita pada sesuatu yang tak penting pun akan sulit kita lakukan. Kegelisahan misalnya, tak mungkin akan datang menyapa kita, sebab pasti Allah akan selalu menyandingkan kita dengan rahmat-Nya, bila kita sendiri senantiasa berupaya untuk mengingat-Nya.

Bila Hati Kita Selalu Mengingat Allah, Maka Rasa Tenang Akan Selalu Menyanding

Perasaan tenang, perasaan damai, dan perasaan selalu baik-baik saja akan senantiasa kita rasakan, bila hati kita hidup dengan terus mengingat Allah. Kita akan senantiasa Allah sandingkan dengan kebaikan-Nya, sehingga setiap saat yang kita lalui akan terasa indah dan tenang.

Tak Peduli Kita Dalam Kesulitan Atau Dalam Kegembiraan, Bila Hati Selalu Terisi Allah Maka Semuanya Akan Baik-Baik Saja

Dan tak peduli kita dalam keadaan sulit ataupun dalam keadaan gembira, bila hati sudah kita upayakan untuk slelau isi dengan merujuk pada sang pemberi ketangan, maka sungguh perasaan kosong, perasaan gelisah, perasaan hambar tidak akan pernah hinggap dihati.

Dengan Allah Kita Akan Tenang, Dengan Allah Kita Akan Merasa Lapang, Dan Dengan Allah Semuanya Akan Terasa Gampang

Sebab dengan Allah kita akan tenang, dengan Allah kiata akan merasa lapang, dan dengan Alah pula semuanya akan terasa gamapang. Tak peduli kehidupan yang kita jalani baik-baik saja atau malah sebaliknya, tentu semuanya akan terasa mendamaikan dan akan terasa tenang.

Maka Allah Dulu, Allah Lagi, Dan Allah Terus. Hingga Akhirnya Hati Dan Hidup Kita Selalu Terasa Mendamaikan

Maka dari itu, pandailah menjaga hati untuk terus merujuk pada Allah. Ajarkanlah hati untuk Allah dulu, Allah lagi, dan Allah terus, hingga akhirnya hati dan hidup kita selalu merasa damai, tenang, dan tanpa ada beban sedikitpun.

Sumber: humairoh. com

Leave a Reply