Jika Hijrahmu Untuk Allah, Mengapa Kamu Harus Tersakiti Dengan Ucapan Manusia?

Memutuskan hijrah memang sangatlah mudah, tapi jalannya mungkin tidak akan mudah seperti ketika kamu memutuskan untuk berhijrah. Sebab, Allah pasti akan datangkan ujian agar hati semakin mantap menuju jalan-Nya.

Dan tentu ujian yang Allah datangkan beragam, ada yang dari kita sendiri, dan adapula dari diri orang lain. Dihina, dicaci, dan dipandang sebelah mata misalnya, tapi jika hijrahmu untuk Allah maka jangan pernah merasa sedih.

Karena, untuk apa kamu merasa tersakiti dengan ucapan mereka? Sedang hijrahmu adalah untuk mendapat ridho-Nya, bukan untuk mendapat pujiannya.

Seburuk Apapun Penilaian Manusia Terhadapmu Jangan Dhiraukan. Karena Kamu Hidup Untuk Mencari Ridho-Nya, Bukan Pujian Mereka

Maka, seburuk apapun penilaian manusia terhadapmu jangan pernah kamu menghiraukannya, anggap saja penilaian dan omongan mereka angin lewat, atau barometer untukmu bersungguh-sungguh dalam hijrahmu.

Karena kamu hidup bukan untuk mendapat pujian dari lisan-lisan mereka, tapi untuk mendapat ridho-Nya dan kasih sayang dari-Nya.

Jika Ada Yang Menilaimu Buruk Tersenyumlah, Lalu Biarkan Mereka Dengan Penilainnya

Lantas bila masih tetap penilaian buruk mereka tertuju padamu, maka tersenyumlah! Tidak usah mendongkoli hatimu dengan rasa benci dan semacamnya.

Lalu, biarkan mereka dengan penilaian demikian, toh pada akhirnya mereka akan berhenti sendiri setelah Allah tampakkan kuasanya untuk melindungimu dengan kebaikan-Nya.

Ingat, Ada Allah Yang Selalu Melihat Bagaimana Hatimu, Maka Cukuplah Baik Didepan Sang Pencipta

Ingat, ada Allah yang selalu melihat bagaimana hatimu, maka cukuplah baik didepan sang pencipta saja. Biarkan mereka tetap memandangmu hina, karena bila niatmu sudah karena Allah, maka tentu kamu akan selalu indah dihadapan Allah.

Biarkan Mereka Berkata Buruk Tentangmu, Yang Penting Allah Selalu Tahu Bagaimana Hatimu Yang Sesungguhnya

Iya, biarkan mereka berkata buruk tentangmu, masih mengait-ngaitkan masalumu, tapi yang penting Allah selalu tahu bagaimana hatimu yang sesungguhnya.

Ketahuilah, bahwa semakin besar pohon itu maka akan semakin kuat angin yang akan mencoba menerpanya. Jadi, belajarlah dari sebuah pohon, sekuat apapun angin menerpa dia tak pernah membencinya.

Seperti itulah kita, seburuk apapun penilaian orang terhadap kita maka semakin sayanglah kita padanya.

Karena Hidup Ini Bukan Tentang Seberapa Banyak Kamu Mendapat Pujian Mereka, Tapi Tentang Seberapa Ridho Allah Atas Apa Yang Kamu Lakukan

Karena untuk apa selalu dipusingkan dengan perkataan buruk mereka, sebab hidup ini bukan tentang seberapa banyak kamu mendapat pujian dan penilaian baik dari mereka, tapi tentang seberapa ridho Allah atas apa yang kamu lakukan.

Sumber: humairoh. com

Leave a Reply